Hebat, Realisasi Pajak Bumi Bangunan di Triwulan pertama Sudah Melebihi Target

Iklan Semua Halaman

Hebat, Realisasi Pajak Bumi Bangunan di Triwulan pertama Sudah Melebihi Target

19/04/2022


 Banyuwangi (jurnalbesuki.com) - Realisasi Pajak Daerah Untuk Bumi Bangunan di Kabupaten Banyuwangi pada tiwulan pertama ternyata sudah mampu melebihin target yang ditetapkan. Terbukti pada hitungan bulan ini Pajak sudah masuk mencapai Rp.13,3 Milyar. 


Kondisi ini mengindikasi bahwa perekonomian masyarakat Banyuwangi tumbuh lebih baik. Capaian setoran pajak dari komponen PBB terhitung naik sebanyak 4 kali lipat dibanding periode yang sama ditahhun lalu. 


Berdasarkan informasi data yang diperoleh Kabar Rakyat, realisasi PBB P2 periode 1 Januari sampai 8 April tahun ini telah mencapai kurang lebih Rp13,3 miliar. Angka ini setara dengan 13,67 persen dibandingkan target yang ditetapkan sebesar Rp42 miliar.


Sementara itu, pada periode yang sama tahun lalu, realisasi PBB P2 baru mencapai Rp3,12 miliar alias sekitar 8,82 persen dari target. Pada APBD 2021, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor PBB P2 ditarget sebesar Rp35,37 miliar.


Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyuwangi Sih Wahyudi mengatakan, jatuh tempo alias tenggat pembayaran PBB tahun ini berakhir pada Juli mendatang.


“Untuk tahun ini, realisasi PBB P2 di Banyuwangi cukup bagus. Pada triwulan pertama tahun 2021 realisasi PBB hanya 4,6 persen, sedangkan tahun ini sebesar 25,4 persen. Kenaikannya sekitar 4 kali lipat. Ini menunjukkan perekonomian masyarakat mulai membaik,” ucap Sih Wahyudi saat dikonfirmasi, Senin 18 April 2022.


Di sisi lain, Sih Wahyudi menuturkan, sejauh ini ada sejumlah warga maupun institusi yang mengajukan keberatan terhadap Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB P2 yang telah mereka terima, pihaknya siap menerima.


 “Itu diperbolehkan, kalau memang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Misalnya bangunannya sudah tidak ada atau luas lahannya berkurang karena sebagian sudah terjual. Itu perlu kita cek lagi. Kalau sesuai fakta, tagihan PBB-ya akan dikurangi,” pungkasnya.(kabarrakyat/hans)