Serap Aspirasi Legislator PPP Dapil 2, Warga Minta Paving Hingga Sumur Bor -->

Iklan Semua Halaman

Serap Aspirasi Legislator PPP Dapil 2, Warga Minta Paving Hingga Sumur Bor

18/07/2026

Jember(jurnalbesuki.com) - Serap aspirasi masyarakat masa persidangan II tahun 2026 yang digelar di Daerah Pemilihan (Dapil 2) Kabupaten Jember oleh legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dipusatkan di Kawasan wisata Kampung Durian Panti.


Kegiatan pada Jumat (17/07/2026) itu melibatkan perwakilan masyarakat lima kecamatan masing-masing Kecamatan Patrang, Arjasa,  Sukorambi, Panti dan Rambipuji. Para tokoh masyarakat dengan berbagai latar belakang nampak hadir sebagai peserta.

‎Para peserta nampak antusias dan bersemangat karena anggota DPRD Jember yang hadir melakukan serap aspirasi adalah Susmiati yang bertugas di komisi C yang banyak berkaitan dengan urusan pekerjaan fisik dan insfrastruktur.

‎"Saya warga Nogosari Dusun Gumuk Lemo, mohon untuk diperjuangkan usulan warga kami agar pemerintah bisa alokasikan anggaran untuk pembuatan saluran air dijalan uatama dusun kami," ujar Arif memulai pernyataan.

‎Menurut Arif, warga didesanya sudah lama mengusulkan pembuatan saluran air dikanan kiri jalan dusunnya. Karena perbaikan jalan seperti Paving sebagai alas jalan selalu rusak tergerus air akibat tidak adanya saluran sepanjang jalan.

‎"Sementara warga kami tidak mampu membiayai kebutuhan dimaksud. Jadi tolong dengan sangat kepada ibu dewan untuk menjadi penyambung lidah kami kepada pihak yang berwenang," kata Arif berharap.

‎Peserta lain bernama Hartono yang juga tokoh Kelompok Tani Hutan (KTH) mengungkapkan persoalan senada. Dia memgeluhkan saat ini akses jalan menuju kampung Durian rusak parah termasuk jembatan penghubungnya dengan dusun lainnya.

‎"Padahal kita tahu bahwa Kampunh Durian ini merupakan kawasan wisata yang sedang viral. Jika akses jalannya buruk pasti akan menurunkan minat masyarakat untuk berkunjung," terang Hartono.

‎Ada juga warga Kecamatan Patrang yang mengusulkan agar didaerahnya dibangunkan sumur bor lengkap dengan instalasinya. Pasalnya, dusun Kreongan selalu kekurangan air terlebih jika sudah masuk musim kemarau.

‎Berbagai usulan dari peserta yang merupakan perwakilan dari lima kecamatan oleh Susmiati diterima dan akan disampaikan kepada pihak terkait dilingkungan pemerintah Kabupaten Jember.

‎"Semua usulan, masukan dan kritik dari awal tadi telah kami resume dan nanti kami lanjutkan kepada pihak terkait. Mohon bersabar dan berdoa agar semuanya bisa terealisasi dengan baik," ujar Susmiati menanggapi.(hans)