Menag Ri Sowan ke Kyai Kholil As'ad, Tegaskan Energi Pesantren Untuk Bangsa -->

Iklan Semua Halaman

Menag Ri Sowan ke Kyai Kholil As'ad, Tegaskan Energi Pesantren Untuk Bangsa

18/04/2026

Situbondo (jurnalbesuki.com) - Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nazaruddin Umar melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren walisongo Situbondo asuhan KH. Moch. Kholil As'ad, pada Jumat 17 April 2026.



Kunjungan Nazaruddin sebagai Menag itu alam rangka melakukan safari ke Pesantren-pesantren yang ada dikabupaten Situbondo. Selain ke Pondok Walisongo, Menag juga berkunjung ke Pondok Pesantren Syalfiah Syafiiyah Sukorejo asuan Kyai Azaim Ibrahimi yang merupakan cucu dari KH. As'ad Syamsul Arifin.


Kepada sejumlah wartawan, Nazaruddin mengungkapkan kesan mendalam terhadap atmosfir keilmuan dan keberkahan di Pondok-pondok Pesantren terutama di PP walisongo dan Syalafiah Syafiiyah.


Secara terbuka, Menang menyampaikan Ia menyebut lingkungan pesantren memberikan ketenangan dan kedamaian yang luar biasa.


"Ini energinya pesantren sangat luar biasa, sangat kuat. Kita mohon pondok pesantren mendoakan bangsa kita, negeri kita, umat kita, dan dunia pada umumnya," ujar Menag RI Nasarudi Umar.


Di Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Menag disambut hangat oleh pengasuh KHR Ahmad Azaim Ibrahimy. Perjalanan kemudian berlanjut ke Ponpes Wali Songo yang terletak di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji. Menag tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung ditemui oleh pengasuh KHR Moh Kholil As'ad.


Turut hadir dalam penyambutan tersebut sejumlah Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) se-wilayah Tapal Kuda serta jajaran pejabat di lingkungan Kemenag Situbondo.


Sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap pendidikan keagamaan, Menteri Nasarudin Umar menyerahkan bantuan dana masing-masing sebesar Rp100 juta untuk kedua pondok pesantren tersebut.


"Semoga kita bisa hidup tenang di kolam langitnya Allah SWT meraih doa kita. Kita sangat percaya bahwa doa adalah senjata umat Islam. Terima kasih kepada Kiai, terima kasih kepada para santri," pungkasnya.(ary/hans)