Jember (jurnalbesuki.com) - Maraknya tayangan video hantu pocong ketuk-ketuk pintu rumah warga dikabupaten Jember yang beredar di media sosial terbukti telah meresahkan masyarakat. Keresahan itu akhirnya menjadi isu liar yang melahirkan berbagai asumsi ditengah warga.
Namun Polisi bertindak sigap dan berhasil dengan cepat mengungkap persoalan itu. Hasilnya adalah tayangan video itu adalah merupakan hasil rekayasa berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) dan sengaja dibuat untuk mendulang perhatian.
Kasat Binmas Polres Jember AKP Agus Yudi Kurniawan menjelaskan, pihaknya telah melakukan penelusuran cepat begitu video viral tersebut ramai diperbincangkan. Para petugas langsung turun mendatangi area yang diduga merupakan tempat kejadian.
Salah satu lokasi yang langsung didatangi adalah wilayah kecamatan Patrang Kabupaten Jember Jawa Timur. Kegiatan itu melibatkan Lurah Patrang Hariyono, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RW, hingga Ketua RT setempat guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.
"Berdasarkan hasil klarifikasi, awal mula video itu dibuat oleh seorang pemuda berinisial ALF bersama teman-temannya dengan cara memfoto lalu mengedit sosok menyerupai pocong menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) di sebuah rumah milik LNL di Jalan Merpati, Kelurahan Patrang, Jember,"ungkap Yudi Kurniawan menceritakan.
Hasil editan itulah kemudian yang diunggah dan tidak lama kemudian menjadi trending dimasyarakat. “Awalnya hanya dibuat untuk story WhatsApp, namun kemudian menyebar luas ke berbagai media sosial hingga menimbulkan keresahan masyarakat,” jelas Yudi.
Polres Jember pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya terhadap informasi maupun video viral yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk tidak menyebarkan konten yang dapat memicu keresahan publik tanpa melakukan pengecekan fakta terlebih dahulu.(polresjbr/hans)

Komentar