Tiga CJH Asal Kabupaten Situbondo, Ditunda Pemberangkatannya ke Tanah Suci Mekkah

Iklan Semua Halaman

Tiga CJH Asal Kabupaten Situbondo, Ditunda Pemberangkatannya ke Tanah Suci Mekkah

27/05/2024

Situbondo (jurnalbesuki.com) -  Pemberangkatannya dari embakarsi Juanda Surabaya menuju  ke tanah suci Mekkah, lantaran  dua orang CJH tersebut sakit, satu  orang CJH  diantaranya  pendamping.


Tiga orang CJH asal Situbondo  yang ditunda pemberangkatannya, yakni Bambang Sugianto Baidawi (73) warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan,  kakek 73 tahun yang tergabung Kloter 53 ini,  ditunda keberangkatannya karena sakit jantung.


Sedangkan CJH bernama Husnanik ( 51) warga Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan, Situbondo ini, ditunda  karena sakit anemia, namun karena Husnanik berangkat ke tanah suci bersama suaminya, sehingga Bari Ikram (53) suaminya, juga menunda keberangkatannya.


Syaiful Ali, salah seorang staf urusan haji dan umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo membenarkan, tiga orang CJH Situbondo ditunda keberangkatannya,  dua orang ditunda karena sakit, satu orang CJH karena menunggu atau mendampingi  istrinya yang sakit.


"Saat ini, kedua orang CJH asal Kabupaten Situbondo yang sakit,  masih menjalani rawat inap di RS Haji di Surabaya,"ujar Syaiful Ali, Senin (27/5/2024).


Menurut dia, sesuai jadwal, seharusnya dua orang CJH Situbondo,   yang tergabung dalam kloter 53 dan 54,  berangkat pada Sabtu  (25/5/2024) malam dari embakarsi Juanda Surabaya, namun karena saat dicek  oleh  petugas kesehatan di asrama haji, kedua orang CJH tersebut sakit, sehingga pemberangkatannya ditunda.


"Selain menunggu kesembuhan dua orang CJH yang sakit, pemberangkatannya juga menunggu  kloter yang kosong. Jika sampai batas waktu 10 Juni 2024 mendatang keduanya  tidak sembuh, sehingga pemberangkatannya ditunda pada musim haji tahun 2025 mendatang,"pungkasnya.(ary)