Dua Hari Terombang-ambing di Perairan Madura, 16 Nelayan Situbondo Berhasil Diselamatkan

Iklan Semua Halaman

Dua Hari Terombang-ambing di Perairan Madura, 16 Nelayan Situbondo Berhasil Diselamatkan

13/06/2023


 Situbondo (jurnalbesuki.com) - Kapal Layar  Motor (KLM)  selerek  dengan nama lambung "Harapan 01" yang membawa 16 nelayan asal Kampung Pesisir Utara, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, mengalami kendala mesin as mesinnya patah, setelah sebelumnya  diterjang cuaca buruk di perairan Sepudi, Sumenep Madura.


Bahkan, setelah dua hari terombang-ambing di perairan Sepudi, Sumenep, Madura karena mati mesin, KLM  yang dinahkodai Juri (60) dan 15 orang  nelayan Situbondo itu, berhasil dievakuasi dengan selamat, setelah Kapal Motor selerek tersebut  ditarik oleh  KLM Istana  milik Tomo nelayan asal Panarukan, yakni  ditarik menuju  ke tempat pelelangan ikan  (TPI) Panarukan, Situbondo.


Diperoleh keterangan, sebelum mengalami kendala  mati mesin dan terombang-ambing di perairan Madura, KLM selerek  Harapan 01 berangkat dari pelabuhan Panarukan, Kabupaten Situbondo, dengan tujuan untuk mencari ikan di peraiaran Gili Raje, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.


Namun, sebelum KLM Harapan 01  sampai tujuan,  tepatnya  saat melintas perairan Sepudi,  kapal yang dinahkodai Juri diterjang cuara buruk, sehingga mengalami kendala mesin atau mesinnya mati akibat as mesinnya  patah. Akibatnya, selama dua hari kapalnya  terombang-ambing dilokasi kejadian. 


Sedangkan saat terombang-ambing karena mati mesin, KLM  selerek dengan nama lambung Sengon melintas didekat KLM Harapan 01, sehingga KLM sengon  milik nelayan asal. Kabupaten Probolinggo memberikan sebagian bekalnya. Usai memberikan bantuan konsumsi, KLM Sengon  melanjutkan mencari ikan di perairan Sepudi, hingga akhirnya KLM Harapan 01 berhasil ditarik ke bibir pantai, tepatnya ke  TPI Panarukan oleh KLM Istana milik Tomo.


"Saat terombang-ambing di perairan madura, salah seorang nelayan menghubungi keluarganya, sehingga KLM Istana langsung menuju ke lokasi, dan alhamdulillah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,"ujar Juri, nahkoda KLM Harapan 01, Selasa (13/6/2023).


Kepala BPBD Kabupaten Situbondo Sruwi Hartanto membenarkan KLM Harapan 01 dan 16 nelayan asal Panarukan itu, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, berikut KLM harapan 01. Saat ini, belasan nelayan tersebut sudah kembali kepada  keluarganya.


"Alhamdulillah, 16 nelayan dan KLM berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, setelah ditarik KLM Istana dari perairan Sepudi ke bibir pantai TPI Panarukan, Situbondo,"katanya.(ary)