Presiden Tunjuk Sudaryono Gantikan Nanik S Deyang Pimpin BGN Dengan Beberapa Pertimbangan -->

Iklan Semua Halaman

Presiden Tunjuk Sudaryono Gantikan Nanik S Deyang Pimpin BGN Dengan Beberapa Pertimbangan

23/07/2026

Jakarta (jurnalbesuki.com) - Usai ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri karena alasan kesehatan, Presiden Prabowo langsung menunjuk wakil menteri Pertanian Sudaryono sebagai pengganti meneruskan tugas Kepala BGN.


Foto: Kepala Badan Gizi Nasional yang baru dilantik Sudaryono.(dok.detik)

Penunjukan Sudaryono sebagai kepala penyelenggaraan program prioritas Presiden Prabowo itu disebut sebagai keputusan yang tepat dan penuh pertimbangan. Dia dianggap sebagai tokoh tepat untuk menjadi penerus tugas yang diemban kepala BGN sebelumnya.


Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan beberapa pertimbangan Presiden ketika menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru.


Pertimbangan pertama adalah karena posisi BGN sangat strategis untuk mengawal pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sehingga tidak boleh ada kekosongan pucuk pimpinan pada lembaga tersebut.


Kedua, Sudaryono dinilai tahu visi dan misi dari pelaksanaan program MBG karena dia sudah terlibat dan berkecimpung sejak awal dalam perencanaan, menggagas ide, hingga mengusulkan rangkaian tekhnis pelaksanaan makan MBG.


"Tentu dengan berbagai dasar dan pertimbangan bahwa selama ini beliau sejak awal mengikuti konsep dari dilahirkannya program Makan Bergizi Gratis ini. Beliau juga sejak awal mengikuti dan bersama-sama dengan kami semua berdiskusi, menggagas, dan mengonsep bagaimana teknis pelaksanaan makan bergizi gratis ini," papar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).


Ketiga, posisi Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian juga bersinggungan dengan program MBG, khususnya dalam menjamin ketersediaan dan penyiapan bahan baku masakan MBG.


"Memberikan Makan Bergizi Gratis itu tidak pernah lepas dari tugas beliau di Kementerian Pertanian karena bagaimanapun sumber-sumber bahan baku, sumber-sumber bahan pangan yang itu menjadi apa namanya dalam bentuk Makan Bergizi Gratis untuk para penerima manfaat ini selama ini memang juga di-support dan ditopang menjadi satu ekosistem oleh Kementerian Pertanian di mana Pak Sudaryono bertugas sebagai Wamentan. Begitu beberapa dasar pertimbangannya," papar Prasetyo.


Sementara, Usai dilantik sebagai kepala BGN, Sudaryono juga menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya memberikan gizi kepada masyarakat. Lebih jauh program ini dinilainya memiliki efek positif kepada perekonomian Indonesia.


Dia menilai MBG memberikan dampak ekonomi besar di sektor pertanian, misalnya hasil panen yang terserap. Menurutnya, program MBG juga sangat besar dan memiliki anggaran yang besar. Karakteristik disebut Sudaryono seperti karakter gim Pacman yang mulutnya selalu terbuka dan memakan apapun di depannya.


"Ini adalah program grande. Saya di beberapa kesempatan menyampaikan bahwa program ini tuh ibarat Pacman jadi apa-apa dimakan," ujar Sudaryono usai dilantik Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat.(detik/hans)