Layanan Homecare, Pemkab Jember Siapkan 50 Unit Mobil dan 1.200 Nakes Hingga Telemedicine -->

Iklan Semua Halaman

Layanan Homecare, Pemkab Jember Siapkan 50 Unit Mobil dan 1.200 Nakes Hingga Telemedicine

21/07/2026

Jember (jurnalbesuki.com) -  Pemerintah Kabupaten Jember terus melakukan penyempurnaan program baru Bupati Fawait yaitu layanan kesehatan langsung datang ke rumah warga (Homecare). Terobosan baru bidang layanan kesehatan ini sangat diseriusi karena layanan kesehatan langsung terjun ke lapangan.


Foto: Bupati Jember H. Muhammad Fawait.(dok.istimewa)

Program Homecare ini membuat warga Jember yang sakit bisa mendapatkan layangan dengan didatangi petugas kesehatan ke rumah. Langkah ini dilakukan guna memudahkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan dari pemerintah.


Bupati Jember H. Muhammad Fawait menjelaskan Layanan Homecare akan difasilitasi dengan baik karena didalamnya akan ada sedikitnya 1.200 tenaga kesehatanakan berkeliling menerima laporan dan mencari warga yang sakit dan mendatangi ke rumahnya.


"Kita sudah siapkan 1.200 nakes. Nakes inilah yang nantinya akan berkeliling melaksanakan homecare. waktu kerjanya 24 jam, pokoknya sampe tuntas," ujar Bupati Fawait Menjelaskan. 


Layanan Homecare ini juga disiapkan sedikitnya 50 unit mobil yang disiagakan untuk keperluan para petugas kesehatan yang bertugas. unit-unit mobil itu nantinya akan distribusikan ke puskesmas-puskesmas. "Ada seitar 50 armada yang sudah disiapkan dan nantinya akan diserahkan ke puskesmas sekaligus akan 


dibentuk tim untuk keliling-keliling," terang Bupati Fawait, disela kegiatan Bunga Desa yang dilaksanakan di Desa Pakusari kemarin.


Lebih jauh Fawait menjelaskan fasilitas homecar juga menyediakan layanan jarak jauh atau dengan kata lan pasien yang sakit dirumah bisa mendapatkan pelayanan konsultasi dengan dokter melalui Telemedicine melalui saluran handphone. 


"Ketika nanti ke lapangan, kalau dirasa membutuhkan konsultasi dengan dokter umum, dokter spesialis, maupun subspesialis, nanti disediakan fasilitas telemedicine atau melalui handphone, seperti layanan Halodoc dan sejenisnya," ujar Gus Fawait.


Menurutnya, program Home Care menjadi salah satu prioritas utamanya untuk memangkas jarak pelayanan publik, mendampingi program pengobatan gratis yang sudah berjalan. Sistem jemput bola ini sengaja diinisiasi untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.


"Masyarakat yang tidak mampu itu punya kesulitan untuk ke puskesmas dan ke rumah sakit sehingga kita antar, jemput bola ke rumah-rumahnya," paparnya.


Dia memaparkan peluncuran resmi (launching) program Home Care ini rencananya bakal digelar di wilayah ujung barat Jember pada akhir pekan ini. Wilayah tersebut dipilih karena aksesnya yang dinilai cukup jauh dari fasilitas rumah sakit daerah.


Menurutnya, program Home Care menjadi salah satu prioritas utamanya untuk memangkas jarak pelayanan publik, mendampingi program pengobatan gratis yang sudah berjalan. Sistem jemput bola ini sengaja diinisiasi untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.


"Masyarakat yang tidak mampu itu punya kesulitan untuk ke puskesmas dan ke rumah sakit sehingga kita antar, jemput bola ke rumah-rumahnya," paparnya.(hans)