Truk Trailer Hantam Antrean Kendaraan di Perlintasan KA Siwalan Probolinggo -->

Iklan Semua Halaman

Truk Trailer Hantam Antrean Kendaraan di Perlintasan KA Siwalan Probolinggo

19/04/2026

Probolinggo (jurnalbesuki.com) - Kecelakaan beruntun terjadi di perlintasan Kereta Api Tegal Siwalan atau kawasan Malasan Probolinggo. Sebuah truk jenis trailer bermuatan triplek yang dilaporkan mengalami rem blong menghantam beberapa kendaraan yang sedang menunggu antrian karena portal kereta tertutup untuk memberi jalan KA lewat.


Foto: situasi di lokasi kecelakaan perlintasan KA Tegal Siwalan(dok.detik)

Kejadian berujung maut pada sabtu malam (18/04/2026) pukul 23.30 WIB tadi malam itu menyebabkan 4 orang meninggal ditempat dan satu orang lain dilarikan kerumah sakit dengan kondisi kritis.


Info dari pihak Kepolisian menyebutkan bahwa seluruh korban yang meninggal dunia adalah penumpang dan pengendara Mobil sedan jenis Toyota Vios dan langsung di evakuasi ke RS Moch Shaleh. Sedangkan seorang korban yang masih hidup adalah pengemudi unit pick up jenis Grand Max,


dilansir dari infnasional menyebutkan kecelakaan total melibatkan lima kendaraan dilokasi kejadian. hal itu juga dikonfirmasi oleh Kanit Gakum Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama yang langsung melakukan tindakan penyelamatan, pengamanan dan olah tkp di lokasi kejadian.


Petugas langsung melakukan pengaturan lalu lintas karena akibat kecelakaan itu. Sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan masih berada di tengah jalan, sehingga arus lalu lintas terdampak.


Petugas terpaksa menutup satu jalur dan memberlakukan sistem buka-tutup. Arus kendaraan dari dua arah dialihkan menggunakan satu jalur secara bergantian.


"Kendaraannya masih di tengah jalan, jadi arus lalu lintas dijadikan satu jalur. Satu jalur dilintasi dua arus," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama, Minggu (19/4/2026).


Ia mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih fokus pada proses evakuasi korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP).


"Kronologi kejadian kita masih melakukan olah TKP, kita mendahulukan korban lebih dulu. Ini proses masih berlangsung olah TKP," kata Aditya.


Petugas di lapangan juga melakukan pengaturan lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kejadian. Pengendara diimbau untuk berhati-hati dan mengikuti arahan petugas selama proses evakuasi berlangsung.(dtk/hans)