‎Lintas Komunitas Kec Semboro Jember Sepakat Proaktif Terhadap Reaksi Imunisasi -->

Iklan Semua Halaman

‎Lintas Komunitas Kec Semboro Jember Sepakat Proaktif Terhadap Reaksi Imunisasi

24/04/2026

Jember (jurnalbesuki.com) - Berbagai komponen komunitas yang tersebar di wilayah kerja Kecamatan Semboro Jember Jawa Timur berkumpul di aula Puskesmas.




‎Kegiatan bertajuk Koordinasi dan setrategi Penanganan Penolakan Imunisasi itu adalah untuk mencari solusi ideal agar program pemerintah yang bertujuan baik dibidang kesehatan itu bisa diterima dan didukung masyarakat.

‎selama ini, Program Imunisasi yang menjadikan balita sebagai obyek penyehatan berjalan dengan banyak halangan. Masyarakat cenderung tak memberikan dukungan bahkan sebagian menolak.

‎Arif Lukman Hakim, seorang tokoh muda Desa Pondok Joyo menyatakan bahwa minimnya dukungan masyarakat itu sebenarnya lebih bersumber dari sikap petugas yang kurang proaktif dan tidak reaktif.

‎"Contohnya, biasanya setiap anak atau balita diimunisasi akan mengalami reaksi panas atau yang lain," ujar Arif memulai penjelasan.

‎Efek panas yang terjadi pada anak pasca balita biasanya akan disertai sikap rewel pada anak itu sendiri. Orang tua tentu saja akan merasa panik dan kebingungan menghadapi situasi tetsebut.

‎"Pada situasi inilah sebenarnya pergerakan dan respon dari petugas maupun kader yang menangani akan menjadi penentu kesuksesan program imunisasi kedepan,tambah arif.

‎Arif mengaku sering mendapat keluhan masyarakat tekait respon dan reaksi petugas yang cenderung tidak peka terhadap situasi itu.

"Sebaiknya kedepan, reaksi kita sebagai pendorong program imunisasi harus ditingkatkan lagi agar masyarakat merasa memiliki tempat mengadu atau konsultasi,"terang Arif yang aktif sebagai Kader Ansor tersebut.

‎sementara, forum yang dibuat untuk membahas problematika program Imunisasi dihadiri oleh jajaran Muspika Kec Semboro, IGTKI, NU, Muslimat, Fatayat, Ansor, dan Muhammadiyah. Diforum itu semua bersepakat untuk memberikan dukungan penuh pada program Imunisasi.(rif/hans)