Probolinggo (jurnalbesuki.com) - Kecelakaan beruntun yang melibatkan 5 unit kendaraan yang terjadi dikawasan perlintasan Kereta Api (KA) Tegal Siwalan Probolinggo, Sabtu malam (18/04/2026) telah selesai dilakukan evakuasi baik kendaraan maupun korban laka.
![]() |
| Foto: Kecelakaan Beruntun di Perlintasan KA Tegal Siwalan Probolinggo.(dok.detik) |
Arus lalu lintas mulai berangsur-angsur bisa dipulihkan. Petugas yang melakukan pengaturan lalu lintas terus sibuk melakukan aktifitas demi terurainya pergerakan kendaraan yang melintas.
Proses evakuasi memakan waktu cukup lama. Sejak kejadian pada hampir tengah malam, proses evakuasi baru selesai sekitar 05.40 WIB minggu pagi (19/04/2026).
Sebagaimana dilansir detik, insiden kecelakaan bermula ketika sebuah truk trailer besar bermuata triplek nopol B-9625-UEJ melaju dari arah Lumajang menuju Probolinggo.
Saat sampai di kawasan perlintasan KA Tegal Siwalan atau sekitar Malasan Probolinggo, diduga truk yang dikemudikan oleh Cecep itu mengalami rem blong hingga hilang kendali.
Sopir yang mengemudikan tak bisa mengatur laju truk besar tersebut. Akhirnya menabrak dua unit pickup masing-masing Nopol N-8387-YH dan P-8361-GL yang sama memuat sayur mayur. Selain itu, Truk itu kemudian menghantam satu unit kendaraan sedan jenis Toyota Vios Nopol AG-1644-EG dan kendaraan toyota Hiace.
Penumpang Sedan Vios yang berisi 4 orang dinyatakan meninggal ditempat. Sementara korban lainnya mengalami luka-luka dan semuanya dilarikan ke RS Moch Shale Probolinggo untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama, mengatakan proses evakuasi memakan waktu lebih dari lima jam karena posisi truk trailer berada di tengah jalan dan beberapa kendaraan dalam kondisi hancur.
"Kita utamakan evakuasi korban terlebih dahulu, baru kita evakuasi semua kendaraan. Butuh waktu 5 jam lebih untuk mengevakuasi kendaraan," ujar Aditya. Minggu (19/4/2026).
Petugas kepolisian bersama tim gabungan juga melakukan olah TKP dan mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan panjang di jalur penghubung Probolinggo-Lumajang tersebut.
Hingga kini, Satlantas Polres Probolinggo masih melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.(dtk/hans)

Komentar