Pengeroyokan Sopir Truck Asal NTB, Ada Motif Pemerasan

Iklan Semua Halaman

Pengeroyokan Sopir Truck Asal NTB, Ada Motif Pemerasan

17/02/2024


Situbondo(jurnalbesuki.com) - Selain karena mengaku diserempet dan khawatir ditabrak, namun motif kasus pengeroyokan sopir truck bernama Bahrendra (51) asal Desa Bagik Polak Barat, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) diduga  ada motif pemerasan.


Pasalnya, sebelum melakukan pengeroyokan terhadap korban,  dua orang pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, Kadir Sugianto (29) dan Angga (19).  Kedua tersangka minta  uang ganti rugi kepada korban Bahrendra.


Diduga karena korban tidak memberi uang yang diminta, sehingga kedua tersangka langsung melakukan pengeroyokan terhadap kedua korban, hingga mengakibatkan korban tewas dilokasi kejadian, dengan kondisi mengalami luka lebam di kepala dan  wajahnya. Bahkan, gigi depan korban rompal.


Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Momon Suwito Pratomo mengatakan, diakui sebelum melakukan pengeroyokan terhadap korban Bahrendra, dua tersangka sempat pesta minuman keras (miras) bersama teman-temannya.


"Untuk motif dugaan pemerasan dua tersangka terhadap korban, motif  tersebut masih didalami oleh penyidik Satreskrim Polres Situbondo,"ujar AKP Momon Suwito Pratomo, Sabtu (17/2/2024).


Menurut dia,  kasus pengeroyokan terhadap korban Bahrendra itu, berawal saat korban mengemudikan trucknya melaju dari arah barat menuju ke timur. Saat melintas dilokasi kejadian, korban mendahului truck tronton didepannya, sedangkan dari arah berlawanan dua tersangka bersama teman-temannya  mengendarai dua  sepeda motor.


"Karena dua tersangka mengaku diserempet hingga motornya turun ke badan jalan, dua tersangka mengejar dan truck yang dikemudikan di jalur pantura Situbondo. Bahkan, kedua pelaku yang sudah ditetapkan tersangka, keduanya langsung melakukan pengeroyokan,"kata AKP Momon.(ary)