Jember (jurnabesuki.com) - Seorang anak berusia sekitar 11 tahun dilaporkan nyaris kehilangan nyawa akibat tergulung ombak Pantai Paseban yang merupakan bagian dari Laut Selatan.
![]() |
| Foto: Situasi Pantai Paseban Jember (Dok. Detik) |
Korban diketahui bernama Dino dan datang bersama rombongan keluarganya ke Pantai Paseban untuk berwisata sekaligus perayaan momen akhir lebaran ketupat yang sudah menjadi trend.
Menurut keterangan beberapa saksi mata yang menyaksikan kejadian, Dino dan kawan-kawannya asyik bermain dipinggiran pantai.
Meskipun sudah ada peringatan dari petugas untuk tidak mandi dipantai karena ombak sedang besar, namun himbauan itu tidak dihiraukan. Mereka tetap bermain ombak bahkan makin ke tengah.
"Pada awalnya mereka ada ditepi saja, namun lama-lama nampak makin masuk ketengah, Akhirnya ketika ombak besar datang mereka terseret ke tengah dan timbul tenggelam," ujar Abu Hasan, salah satu pengunjung menceritakan.
Beruntung ketika kejadian berlangsung, para nelayan dan relawan yang memang berjaga langsung bertidak cepat. Tubuh Dino yang sudah jauh terbawa ombak dikejar petugas dan berhasil diselamatkan.
Vicky Septian, Relawan Barat Daya, mengungkapkan bahwa sebenarnya ada lima orang dalam rombongan tersebut yang terancam, dengan tiga di antaranya sempat terseret arus.
“Total ada lima orang yang terlibat situasi bahaya, tiga sempat terseret. Beruntung semuanya berhasil kami amankan, meski satu korban (Dino) harus mendapatkan penanganan medis darurat,” terang Vicky.
Berikut adalah video amatir upaya penyelamatan korban tersapu ombak:
Pihak SAR lokal dan kepolisian menegaskan bahwa mereka tak henti-hentinya meneriakkan imbauan melalui pengeras suara agar pengunjung tidak berenang, dan bermain diarea ombak.
“Kami sudah sering mengingatkan, bahkan berulang kali. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi semua orang agar lebih patuh. Nyawa jauh lebih berharga daripada sekadar tradisi,” pungkas Vicky.(memo/hans)

Komentar