Jakarta (jurnalbesuki.com) - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) segera melakukan berbagai persiapan untuk melaksanakan agenda besar yaitu Muktamar ke-35 menyusul ishlah yang berhasilnya upaya ishlah antara kubu-kubu yang sempat berselisih paham.
Informasi yang dihimpun menyebutkan muktamar diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2026 setelah 2 agenda besar yang harus dilakukan terlebih dahulu.
Kedua agenda besar yang harus dilaksanakan sebelum Muktamar adalah Musyawarah Nasional (Munas Alim Ulama) dan Konferensi Besar (Konbes) NU tahun 2026. "Muktamarnya insya Allah dilaksanakan antara Juli atau Agustus," kata Gus Ipul dilansir kompascom
Sekjen PBNU H. Saifullah Yusuf kepada sejumlah awak media menjelaskan beberapa tahapan kerja dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan agenda pemilihan Rois Syuriah dan Ketua Umum PBNU tersebut.
Tokoh yang akrab disapa Gus Ipul itu menjelaskan bahwa langkah awal yang diambil adalah melengkapi susunan kepanitiaan serta menyusun materi-materi strategis yang akan dibahas dalam forum tertinggi organisasi tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) melakukan safari Lebaran 1447 H ke sejumlah kiai sepuh di Jawa Timur pada Sabtu (28/3). Dalam kunjungan tersebut, ia meminta nasihat sekaligus berdiskusi mengenai arah jam’iyah menjelang Muktamar ke-35 NU.
Salah satu kunjungan dilakukan ke KH Nurul Huda Djazuli di Pondok Pesantren Ploso, Kediri. Dalam pertemuan itu, muncul usulan agar Muktamar dilaksanakan di lingkungan pesantren.
"Kiai Da dawuh agar Muktamar ke-35 NU dilaksanakan di pesantren. Bahkan secara spesifik beliau mengusulkan di Pesantren Lirboyo," kata Yahya.(hans)

Komentar