Banyuwangi (jurnalbesuki.com) - Kemacetan Lalu Lintas yang selalu terjadi akibat antrean panjang di Pelabuhan PT ASDP Ketapang Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur akhirnya membuat warga yang tinggal disekitar pelabuhan gerah dan melakukan aksi demonstrasi.
![]() |
| Foto: Warga sekitar Pelabuhan Ketapang Banyuwangi gelar demo protes kemacetan.(dok.rubicnews) |
Demonstrasi yang dilakukan masyarakat Senin (28/09/2026) siang itu menuntut pihak manajemen pelabuhan segera malakukan gerakan nyata agar macet di jalan yang ditimbulkan bisa segera teratasi. Pasalnya, kemacetan akibat antrean panjang hingga mencapai 12 Kilometer.
Para demonstran yang terdiri dari masyarakat sipil, pelaku UMKM, Sopir angkutan umum hingga tukang ojek itu menyebut kemacetan itu telah berjalan selama 4 bulan lebih namun hingga kini masih terus terjadi tanpa perbaikan dari pihak PT ASDP Pelabuhan Ketapang.
Kemacetan itu secara nyata telah menyebabkan kerugian kepada masyarakat karena berbagai urusan dan kepentingan menjadi terganggu. "Bahkan sebagian besar dari kami yang penghasilannya menjadi menurun akibat kemacetan ini," ujar salah satu peserta aksi, Senin (28/09/202).
Seorang peserta aksi bernama Rusman mengaku sangat dirugikan dengan kemacetan yang sudah terjadi dalam kurun waktu lama itu. Sebagai pelaku UMKM yang sangat bergantung pada kelancaran lalu lintas, dirinya telah mengalami penurunan omset dari perdagangan yang dilakukan.
"Setiap hari macet, saya jualan ini UMKM nggak bisa jualan gara-gara macet ndak ada yang beli jualan saya," jelas Rusman.
Sementara Sutinah, warga lainnya mengaku merasa dirugikan akibat aktivitas hariannya terganggu. Ia menyampaikan kesulita melakukan aktifitas perdagangannya akibat kemacetan jalan raya yang menjadi jalur kegiatannya.
"Saya tidak bisa kemana-mana sekarang, setiap hari kena macet sehingga jadi malas karena gangguannya sangat lama dan panjang sekali," ujar Sutinah.
Sebagaimana dilansir Rubicnews, Pantauan di lapangan menyebutkan sejak Senin pagi kemacetan yang terjadi di jalur menuju pelabuhan ketapang Banyuwangi mengular sepanjang 12 kilometer dengan titik ekor kemacetan sudah mencapai kawasan Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.(rubic/hans)

Komentar