Dukung Hasil Rakornas, PPP Jember Ajak Akhiri Konflik Internal dan Fokus Pemenangan Pemilu -->

Iklan Semua Halaman

Dukung Hasil Rakornas, PPP Jember Ajak Akhiri Konflik Internal dan Fokus Pemenangan Pemilu

01/11/2026

Jember (jurnalbesuki.com) - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jember, HM Madini Farouq menyatakan dengan tegas mendukung hasil Rakornas III DPP dan Restrukturisasi organisasi serta meminta agar seluruh komponen partai menghentikan konflik internal yang selama ini terjadi.


Foto: Ketua DPC PPP Kab. Jember HM. Madini Farouq

Seruan itu disampaikan Madini karena semestinya kedepan partai sudah harus konsentrasi untuk merumuskan berbagai cara dalam rangka memenangkan PPP pada Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang bakal digelar tahun 2029 mendatang.


"Oleh karena itu kami meminta kepada semua kader untuk kembali kepada cita-cita partai dalam bentuk gerakan bersama melaksanakan hasil rakornas dengan baik dan berjuang mengembalikan PPP di Senayan," tutur pria yang akrab Gus Mamak itu disekretariat DPC PPP Jember pada Sabtu (31/10/2026) siang.


Gus Mamak menegaskan, konflik internal tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena akan sangat mengganggu dan berpengaruh buruk pada dinamika partai. "Pergerakan organisasi akan mengalami kesulitan jika dinamika dan pelaksanaan program kerjanya diwarnai konflik internal," terang Gus Mamak.


Saat ini Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sedang butuh energi besar dan soliditas kader untuk bisa kembali duduk di Senayan Jakarta. Pergerakan itu harus terpadu mulai dari Pimpinan Pusat hingga ke Tingkat paling Bawah atau sebaliknya.


Kebersamaan dan kesadaran semua kader untuk mengembalikan PPP sebagai pemenang Pemilu harus menjadi spirit mendasar bagi semua kader terutama para pemimpin dimasing-masing tingkatan. Sehingga perkara-perkara yang bisa menjadi pengganggu keinginan mendasar itu wajib dikesampingkan. "Jangan sampai perbedaan menjadi perusak semangat dasar itu," terang Gus Mamak.


Menurut Gus Mamak, perbedaan pandangan dan cara dari masing-masing kader bisa saja berbeda karena faktor latar belakang yang menyertainya. Akan tetapi perbedaan cara pandang itu tidak boleh sampai mengakibatkan perpecahan. 


"Ingat dawuh almarhum Gus Dur yang menyatakan bahwa yang dibolehkan itu perbedaan dan yang tidak diperbolehkan itu perpecahan," papar Gus Mamak mengingatkan.


Kata Gus Mamak, PPP masih sangat memungkinkan untuk kembali berjaya dan memulihkan kebesaran masa lalunya. Pasalnya, Partai berlambang Ka'bah itu merupakan hasil perjuangan para ulama sepuh Indonesia dari berbagai Daerah. Namun hal itu akan menjadi sulit diupayakan jika konflik internal terus dipelihara karena akan menjadi penghambat gerakan partai.(hans)