Festival Jember Kota Cerutu Sedot Perhatian Dunia, 11 Negara Hadir -->

Iklan Semua Halaman

Festival Jember Kota Cerutu Sedot Perhatian Dunia, 11 Negara Hadir

03/08/2026

Jember (jurnalbesuki.com) - Festival Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) 2026 berhasil menyedot perhatian dunia terutama perusahaan-perusahaan pengelola tembakau terkemuka. Tercatat ada sebelas (11) negara yang secara khusus hadir mengikuti Festival JKCI 2026 yang digelar selama 2 hari yaitu 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 di Kafe Tebing Botani dan Pantai Watu Ulo.


Foto: Bupati Jember Gus Fawait diacara Festival Jember Kota Cerutu.(dok.ppid)

Kesebelas negara yang hadir Malaysia, Singapura, Ethiopia, Hong Kong, China, Swiss, Uni Emirat Arab, Australia, Belgia, Prancis dan Amerika Serikat. Mereka hadir sebagai perwakilan resmi dari perusahaan pengolahan hasil tanaman komiditas tembakau.


"Alhamdulillah, agenda JKCI 2026 berjalan sangat luar biasa yang merupakan rangkaian ikhtiar bersama dalam mempromosikan Kabupaten Jember sebagai Kota Tembakau," kata Muhammad Fawait, Bupati Jember dalam keterangannya, di Jember, kemarin.


Festival JKCI bukan sekadar memperkenalkan cerutu premium Jember kepada dunia, melainkan momentum untuk membangkitkan ekonomi daerah. Saatnya Jember bangkit melalui sektor industri, pariwisata, dan UMKM yang berpotensi besar.


sejumlah komoditas unggulan Jember seperti kopi, edamame, okra, dan pelbagai produk pertanian lainnya juga telah berhasil menembus pasar ekspor. Hal ini membuktikan bahwa produk-produk lokal Jember memiliki daya saing yang tinggi di tingkat global.


"Gelaran JKCI 2026 dihadiri oleh para pencinta cerutu, buyer, dan delegasi asing dari 11 negara, termasuk dari Amerika Serikat dan wilayah Asia. Kehadiran para tamu mancanegara tersebut menjadi bukti nyata bahwa langkah Pemkab Jember dalam mempromosikan tembakau dan cerutu," imbuh Fawait.


Direktur Utama PT BIN Cigar Imam Wahid Wahyudi mengatakan perusahaan cerutunya yang memprakarsai Festival JKCI bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mempromosikan cerutu ke pasar global.


"Festival edisi kali ini terasa sangat istimewa. Kehadiran warga negara asing secara langsung ke lokasi acara menjadi bukti nyata bahwa cerutu lokal kian memikat perhatian global," kata dia.(ant/hans)