Situbondo (jurnalbesuki.com) - Satreskrim Polres Situbondo mengamankan seorang warga bernama Slamet (53) karena didgua kuat telah melakukan penganiayaan kepada seroang tukang becak hingga mengalami luka bocor di Kepala dan Luka dibeberapa bagian badan dan lebam-lebam.
Akibat penganiayaan tersebut, korban menjalani perawatan intensif di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo karena mengalami luka bocor di kepala serta luka lebam di tubuh dan tangan akibat dipukul berulang kali.
Pelaku tercatat sebagai warga warga Lingkungan Dam, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Kabupaten Situbondo. Dia diamankan petugas kepolisian tidak lama setelah warga melaporkan kejadian penganiayaan tersebut.
Sementara korban yang bernama Abdul Madji (63) adalah warga Jalan Argopuro, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang becak.
Ketua RT setempat, Saleh, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Sebelum kejadian, terduga pelaku yang diduga dalam kondisi mabuk sempat membangunkannya dari tidur.
"Awalnya saya dibangunkan. Saya menduga ada masalah dengan anaknya, jadi saya langsung bangun dan mengikuti terduga pelaku," ujar Saleh.
Meski sempat didesak, menurut Saleh, pelaku tidak menjelaskan maksud membangunkannya dan hanya mengajaknya keluar menggunakan bahasa Madura.
"Ayo ikut saya, karena ini terkait harga diri di lingkungan," kata Saleh menirukan ucapan pelaku.
Saat berada di depan warung, Saleh melihat sebuah becak dalam kondisi terguling. Ketika kembali dari arah sungai, ia mendapati Slamet diduga telah melakukan penganiayaan terhadap korban.
"Saya sempat menghalangi dan meminta Obeng untuk berhenti memukul. Namun, karena dalam kondisi mabuk, dia tidak menghiraukan, meski saya sudah memperingatkan bahwa itu tindakan pidana," beber Saleh.
Melihat pelaku tidak dapat dilerai, Saleh kemudian membangunkan Aipda Bobby yang tinggal di dekat lokasi. Selanjutnya, Aipda Bobby menghubungi Polres Situbondo.
"Begitu tiba di lokasi, petugas langsung mengamankan pelaku ke Mapolres Situbondo, sedangkan korban langsung dievakuasi ke rumah sakit," lanjut Saleh.(memo/hans)

Komentar