Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Jember Lampaui Target Nasional -->

Iklan Semua Halaman

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Jember Lampaui Target Nasional

22/07/2026

Jember (jurnalbesuki.com) - Penyaluran program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan melalui sejumlah Perusahaan perbankan di Kabupaten Jember hingga bulan Juli 2026 sudah mencapai angka Rp. 1 Trilyun. Rata-rata pengajuan kredit diperuntukkan bagi usaha kecil atau mikro hingga usaha menengah di sektor produksi.


Foto: Kepala Harian Deputi Bidang UMKM, Rizal Damanik.(dok.beritajatim)

Dari Kementerian Usaha Micro kecil menengah tercatat sedikitnya 20 ribu UMKM yang mendapatkan fasilitas kredit dengan bunga rendah tersebut. Kemudian dari angka pengguna kredit itu, tercatat aa 69 persen merupakan pengusaha yang bergerak dibidang produksi.


Pelaksana Hatian Deputi Bidang UMKM, Riza Damanik menyebut pemanfaatan Kresdit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Jember ternyata sangat luar biasa. 


"Karena target nasional hari ini adalah rata-rata angkanya berkisar 65 persen, tetapi ternyata Jember sudah mencapai angka diatasnya yaitu 69 persen," ungkap Rizal ketik hadir dan membuka Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Micro, di New Sari Utama Ballroom Jember pada Selasa (21/07/2026).


Penyaluran kredit pada pengusaha di sektor produksi menjadi sesuatu yang sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat. Karena akan sektor produksi jika bergerak baik akan bisa menciptakan lapangan kerja baru dan serapannya lebih tinggi.


“Kedua, ia memberikan nilai tambah. Ada benefit ekonomi yang bisa diterima oleh pengusaha mikro, kecil, dan menengahnya yang lebih banyak ketimbang di non sektor produksi,” kata Damanik.


Manfaat ketiga, UMKM sektor produksi akan mendukung sektor-sektor unggulan di daerah. “Ambil contoh di Jember, sektor unggulannya kan pertanian. Kalau 69 persennya masuk ke sektor pertanian, itu berarti mendukung sektor unggulan untuk tumbuh, mendukung penyerapan lapangan pekerjaan, mendukung program prioritas Presiden dalam hal ini adalah swasembada pangan,” kata Damanik.(bjc/hans)