Situbondo (jurnalbesuki.com) - Program pemerintah pusat yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diperuntukkan bagi siswa dan ibu hami diakui sebagai kegiatan resmi yang sangat membantu gerakan Daerah dalam penanggulangan program pencegahan stunting.
Demikian diungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Situbondo Jawa Timur, Imam Hidayat.
Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis merupakan program priorotas Presiden Prabowo Subianto itu telah menyasar ribuan ibu hamil dan menyusui dan para siswa non PAUD yang berada di lingkungan kerja Pemkab Situbondo.
"Adanya program MBG ini telah sangat membantu dan menguatkan gerakan kami dalam melakukan penanganan dan pencegahan Stunting di Situbondo," ujar Imam Hidayat, Rabu (03/06/2026).
Data yang dihimpun menyebut di Situbondo untuk saat ini ada sebanyak 2.748 orang menyusui, 1.005 Ibu Hamil dan 2.449 Balita non PAUD yang telah menerima MBG dari Sauan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Yang mendapatkan MBG untuk ibu menyusui dan ibu hamil serta balita non-PAUD tersebut merupakan berisiko stunting, dan dengan memperoleh MBG harapannya gizi mereka terpenuhi," beber Imam Hidayat menjelaskan.
Pihak DP3AP2KB Situbondo aka terus melakukan koordinasi dengan dapur-dapur MBG diberbagai wilayah cakupan Kabupaten Situbondo karena hingga saat ini ditemukan masih banyak ibu hami dan menyusui dan anakanak balita yang masih belum mendapatkan fasilitas Makan Bergizi Gratis.
"Dilapangan kami bantu dengan ratusan Tim Pendamping Keluarga atau TPK, PKK dan Kader KB untuk memberikan pendampingan terhadap masyarakat yang beresiko stunting sekaligus didata dan diusulkan untuk mendapatkan MBG," pungkas Imam.(ant/hans)

Komentar