Banyuwangi (juralbesuki.com) - Ribuan Warga nelayan Osing Banyuwangi Jawa Timur mendapatkan penguatan bidang keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kabupaten Jember.
![]() |
| Dok. Rubicnews |
Sebagai lembaga Resmi Pemerintah, OJK Memberikan dukungan untuk terciptanya keuangan inklusif di Kabupaten Banyuwangi. Salah satunya adalah dengan program pengembangan usaha bagi ribuan Nelayan dikawasan tersebut.
Saat ini dengan bimbingan dan dukungan OJK Jember, Para Nelayan Osing Banyuwangi didorong melakukan program Stop Rentenir Osing (Ojo Isin Isun Ngamprah Bank) atau jika diterjemahkan adalah jangan Malu Pinjam Uang ke Bank.
Program stop Rentenir ini saat ini telah berhasil mengumpulkan sedikitnya 5.636 Nelayan dengan pendanaan mencapai Rp. 117 Milyar untuk pengembngan usaha berbagai Bank.
“Kami berharap program OJK yang membuka akses keuangan bagi para nelayan daerah terus berlanjut. Kalau bisa berlanjut bagi pelaku usaha non formal lainnya di Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk saat bertemu dengan Tim OJK Jember, di Kantor Bupati Banyuwangi, Kamis 16 April 2026.
Kepala OJK Jember Aris mengatakan program Osing bagi nelayan ini karena minimnya literasi keuangan nelayan sehingga rawan terjerat rentenir.
Untuk itu, OJK terus memfasilitasi nelayan untuk mengembangkan usahanya lewat bantuan permodalan.
Program ini dijalankan untuk mencegah masyarakat tidak ke rentenir untuk mendapat pembiayaan.
"Dengan program Osing, masyarakat pesisir bisa terakses pembiayaan bahkan bisa melakukan hilirisasi ekonomi selain mencari ikan di laut,” terang Aris.
Ditambahkan Aris, OJK juga tengah membidik peluang baru peningkatan ekosistem keuangan di sektor pariwisata.
Mengingat sektor pariwisata Banyuwangi punya potensi luar biasa untuk dikembangkan.(rubic/hans)

Komentar