Banyuwangi (jurnalbesuki.com) - Kepolisiann Negara RI Resor Kota (Polresta) Banyuwangi melalui satuan Reskrim berhasil membongkar sindikat pengoplos gas LPG ukuran 3 Kilogram. Aksi pengoplosan ini diperkirakan telah merugikan negara hingga ratusan juta.
Modus operandi pelaku adalah dengan memindah dan mengoplos isi tabung ukuran 3 Kilogram ke tabung ukuran 12 Kg dan 50 Kg. Perubahan ini terendus oleh petugas Kepolisian dan berhasil dibongkar setelah dilakukan penggerebekan.
Tiga tersangka telah diamankan petugas pada Seni 13 April 2026 lalu. Masing-masing Suhariyono alias Poyo (55) yang berperan sebagai pemodal, Supardi alias Bodeng (47) sebagai eksekutor lapangan dan pemilik alat, dan Guntoro (71) sebagai jasa angkut.
Kepada petugas, para tersangka mengaku telah melakukan pengoplosan tabung isi 3 Kg kemudian diisikan kepada tabung ukuran 12 Kg dan 50 Kg.
Selama beroperasi mereka telah menghabiskan 4.072 tabung LPG 3 Kg yang kemudian dijual dalam bentuk 1.000 tabung untuk 12 Kg dan 72 tabung untuk 50 Kg. Akibat aksi tersebut, negara telah dirugikan hingga Rp. 220.931.520,00
Tidak lama setelah itu, Polresta Banyuwangi bergerak mengamankan oknum pangkalan resmi gas LPG, Ramadhan Harus Alrasyid alias Rama (42) di Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Muncar, Banyuwangi pada 16 April 2026.
Rama yang ditangkap petugas, merupakan pemilik atau pengelola pangkalan resmi Pertamina LPG, Muhammad Khuldori yang telah menyalahgunakan kuota resmi pangkalannya yang dibeli seharga Rp 16.000 per tabung.
Ternyata setelah diusut, kecurangan pangkalan miliknya ini sudah berjalan selama 1,5 tahun, dari Januari 2025 hingga April 2026 dan menghasilkan 1.600 tabung gas 12 Kg ilegal dengan menyedot isi dari 6.400 tabung gas 3 Kg.
Kedua sindikat menggunakan metode yang identik dan terstruktur dalam menjalankan aksi kejahatannya, yaitu teknik injeksi atau penyuntikan.
Para pelaku memindahkan isi gas dari tabung 3 Kg (Subsidi) ke tabung 12 Kg dan 50 Kg (Non-Subsidi) menggunakan pipa besi/selang regulator.
Mereka menggunakan metode gravitasi (tabung 3 Kg di atas, tabung besar di bawah) yang dikombinasikan dengan pendinginan es balok pada tabung sasaran untuk mempermudah aliran gas.(rubic/hans)

Komentar