ekonomi (jurnalbesuki.com) - Kebijakan pemerintah melakukan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi benar-benar menggetkan warga. Mereka tidak menyangka kenaikan itu bisa mencapai anagka Rp. 6.300,00 hingga Rp. 9.400,00 per liternya.
Meski PT. Pertamina menyatakan sebagai bentuk penyesuaian harga, tetapi warga yang saat ini memiliki kendaraan dengan spesifikasi tidak diperbolehkan menggunakan BBM bersubsidi harus pusing dalam mengatur pengeluaran.
Sebagaimana dilansir beberapa media pemberitaan, saat ini harga BBM di situs Mypertamina, harga BBM Pertamax Turbo dengan RON 98 melonjak tajam dari Rp13.100 per liter menjadi Rp19.400 per liter.
Kenaikan juga dialami Dexlite dari Rp14.200 per liter menjadi Rp23.600 per liter. Hal yang sama juga terjadi pada harga Pertamina DEX yang melesat dari Rp14.500 per liter menjadi Rp23.900 per liter.
Berikut harga BBM Pertamina yang masih bisa berubah dalam rangka penyesuaian:
Pertalite: Rp10.000 per liter
Solar Subsidi:6.800 per liter
Pertamax: Rp12.300 per liter liter
Pertamax Turbo:Rp19.400 per liter
Pertamax Green 95:Rp 12.900 per liter
Dexlite: Rp23.600 per liter
Pertamina Dex: Rp23.900 per liter
(diolah dari cnbcindonesia/hans)

Komentar