Diduga Terlempar Dari Kapal, Penumpang KMP Dharma Kartika Hilang Disekitar Perairan Jangkar -->

Iklan Semua Halaman

Diduga Terlempar Dari Kapal, Penumpang KMP Dharma Kartika Hilang Disekitar Perairan Jangkar

27/03/2026

 Situbondo (jurnalbesuki.com) - Seorang penumpang Kapal Muat Penumpang (KMP) Dharma Kartika dilaporkan Jatuh ke laut disekitar perairan Pelabuhan Jangkar Kabupaten Situbondo Jawa Timur pada Kamis 26 Maret 2026.

Foto: Kapal Muat Penumpang Dharma Kartika (Dok. antara)

Korban diketahui bernama Tohari (31) yang merupakan warga Dusun Darpa, Desa Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep.


Laporan itu langsung ditindak lanjuti dengan upaya pencairan oleh tim SAR gabungan hingga sore hari. Padahal laporan masuk dan pencairan awal sudah dilakukan sejak pukul 09.00 WIB.


Kasapol Airud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan korban diduga jatuh ke laut ketika Kapal melakukan perjalanan dari Pelabuhan Jangkar menuju Pulau Raas Sumenep. 


Peristiwa bermula ketika korban bersama rekannya, Laedi Butma (28), berangkat dari Kuta, Bali, pada Rabu 25 Maret 2026 pukul 23:30 WITA menggunakan sepeda motor.


Keduanya sempat berhenti di wilayah Melaya, Kabupaten Jembrana, selama sekitar dua jam akibat hujan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Situbondo.


"Setibanya di Pelabuhan Jangkar pada Kamis pagi sekitar pukul 07:00 WIB, korban dan rekannya naik ke KMP Dharma Kartika dengan tujuan Pelabuhan Raas. Kapal tersebut kemudian bertolak pada pukul 08:15 WIB." jelas AKP Gede.



Di dalam kapal, lanjut AKP Gede, korban sempat berbincang dengan teman-temannya sesama warga Pulau Raas.


Korban juga menitipkan ponselnya kepada Laedi untuk diisi daya, sebelum kemudian berjalan-jalan di sekitar dek kapal. Sejak saat itu, korban tidak lagi terlihat.


Sekitar 30 menit kemudian, kata AKP Gede, beredar kabar adanya penumpang yang meloncat ke laut. Namun, saat itu Laedi tidak mengetahui bahwa orang yang dimaksud adalah Tohari temannya.


"Laedi baru menyadari setelah terbangun dari tidur sekitar dua jam tidak menemukan keberadaan korban. Laedi kemudian melapor kepada petugas kapal. Berdasarkan informasi dari penumpang lainnya, korban diduga melompat dari kapal," tutur AKP Gede.


Hasil penelusuran rekaman CCTV KMP Dharma Kartika, lanjut AKP Gede, dalam rekaman terlihat korban berjalan dari area anjungan menuju haluan kanan kapal, mendekati sekoci penyelamat dan akhirnya melompat ke laut.


"Menindaklanjuti kejadian itu, awak kapal sempat melakukan pencarian awal menggunakan sekoci selama kurang lebih satu jam di sekitar lokasi kejadian. Namun, korban belum ditemukan sehingga kapal melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Raas," tutur AKP Gede.


Sementara itu, Lanjut AKP Gede, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Situbondo, TNI AL Pos Jangkar, KSOP Kelas IV Wilker Jangkar, Basarnas, BPBD Kabupaten Situbondo, serta Tagana langsung melakukan penyisiran di perairan Jangkar hingga kawasan perairan Pondok Mimbo sejak pukul 10:00 WIB hingga 16:00 WIB.


“Pencarian terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dari pagi hingga sore tadi, namun belum ditemukan. Pihak berwenang terus mengoptimalkan upaya pencarian dan mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan di sekitar perairan Jangkar, untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban," pungkas AKP Gede.(rubic/hans)