Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Situbondo Hangus Terbakar

Iklan Semua Halaman

Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Situbondo Hangus Terbakar

06/07/2023


 Situbondo (jurnalbesuki.com) - Sebuah rumah semi permanen milik Aris (33) warga Dusun Timur Curah, Desa Kedungdowo, Kecamatan Arjasa, Situbondo hangus terbakar dilalap si jago merah. Itu terjadi lantaran istrinya lupa mematikan kompor gas di dapurnya, Kamis (6/7/2023).


Meski tidak ada korban jiwa maupun korban luka, namun peristiwa kebakaran yang disertai bunyi ledakan itu, mengakibatkan rumah semi permanen milik korban mengalami rusak berat. Bahkan, sebagian perabotnya juga hangus terbakar, dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp40 juta.


Diperoleh keterangan, sebelum rumah dan sebagian perabotnya hangus terbakar, Hasanah (29),  istri korban sedang menggunakan kompor gas di dapurnya. Namun, saat ditinggal keluar rumah untuk  berbelanja sekitar 15 menit, tiba-tiba dari dapur korban  muncul asap tebal.


Mendapati ada kepulan asap tebal yang disertai munculnya kobaran api di rumah tetangganya,  Misroto (64) salah seorang tetangganya langsung berteriak minta tolong. Sehingga puluhan warga sekitar yang datang ke lokasi kejadian, mereka langsung memadamkan kobaran api mengunakan alat seadanya. 


Namun, karena saat kejadian angin bertiup sangat  kencang, sehingga kobaran api cepat membakar rumah korban yang terbuat dari papan kayu. Kobaran api baru dapat  dipadamkan sekitar 1 jam setelah kejadian. Itupun. setelah satu unit mobil Damkar milik Pemkab Situbondo.datang ke lokasi kejadian.


"Saya kaget melihat kepulan asap tebal, sehingga saya langsung berteriak minta tolong, sebagian warga menghubungi petugas Damkar. Sebab, jika tidak segera dipadamkan, kobaran api akan merembet ke rumah warga yang lain,"ujar Misroto.


Puryono koordinator Pusdalop BPBD Kabupaten Situbondo mengatakan, berdasarkan pengakuan  korban Aris, penyebab kebakaran karena istri korban lupa untuk. mematikan kompor gas.  Saat ditinggal berbelanja untuk kebutuhan hidupnya setiap hari.


"Oleh karena itu, agar kasus serupa tidak terulang lagi, saya menghimbau kepada warga Situbondo, untuk mematikan kompor gasnya saat hendak keluar rumahnya,"kata Puryono.(ary)