Menteri Kelautan RI Dorong Pembangunan Kampung Nelayan Jember Rampung Akhir Nopember 2026 -->

Iklan Semua Halaman

Menteri Kelautan RI Dorong Pembangunan Kampung Nelayan Jember Rampung Akhir Nopember 2026

01/11/2026

Jember (jurnalbesuki.com) - Menteri kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono memberikan dorongan kepada pelaksana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten agar segera dipercepat. Sakti berharap pembangunan itu sudah bisa diselesaikan pada akhir Nopember 2026 mendatang.


Foto: Menteri KKP RI Meninjau Kampung Nelayan Jember.(dok.Antara)

Permintaan itu disampaikan menteri KKP Ketika melakukan peninjauandi Kampung Nelayan kabupaten Jember beberapa waktu lalu. 


"Saya minta pembangunan KNMP untuk di Kabupaten Jember dipercepat. Saya ingin mengecek apakah ada masalah dalam proyek pembangunan itu," ujarnya disela tinjauan di Kampung Nelayan yang didampingi Bupati Jember H. Muhammad Fawait.


Menurut Sakti, pembangunan KNMP di Kabupaten Jember memang ditargetkan bisa rampung pada akhir bulan Nopember 2026 mendatang. Jika sesuai jadwal yang berjalan, maka pengoperasian KNMP di Kabupaten Jember sudah bisa berjalan pada bulan sekitar bulan Juni 2027.


Tentu saja, berbagai fasilitas dan kebutuhan saran prasarana untuk melakukan operasional KNMP di Jember akan segera dipenuhi. 


"Kami melihat banyak kapal di sini dan ada Tempat Pelelangan Ikan (TPI) juga, sehingga integrasi KNMP dan TPI berpotensi mendukung aktivitas perikanan tangkap di kawasan Puger. Ribuan kapal nelayan juga membutuhkan fasilitas pendukung kegiatan melaut," tutur Sakti menambahkan.


Berdasarkan data, Kabupaten Jember mendapatkan 3 lokasi untuk pembanungan KNMP. Masing-masing adalah yakni Pantai Paseban di Kecamatan Kencong, Pantai Cemoro Sewu di Kecamatan Puger, dan Pantai Payangan di Kecamatan Ambulu.


KNMP Paseban merupakan salah satu lokasi penyangga dalam program pembangunan 1.269 KNMP yang dilaksanakan tahun ini, sehingga pihaknya meminta para pengawas dan pihak terkait untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, dengan tetap memperhatikan kualitas dan ketepatan pelaksanaannya.(ant/hans)