jurnalbesuki.com - Seorang warga Dusun Kendal Desa Blumbungan Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan bernama M. Zaini membuat heboh warga tempat tinggalnya. Pasalnya, Pria itu meminta warga untuk meggotong dirinya dengan menggunakan keranda mayat lengkap.
Tentu saja, aksi nyeleneh itu membuat warga menjadi heboh lantaran disuguhi pemandangan tidak biasa. Zaini yang masuk dan terbujur didalam keranda itu digotong sejauh 5 Kilometer oleh warga.
Aksi itu kemudian menjadi viral karena diunggah di beberapa akun media sosial. "Kasih lewat, kasih lewat," begitu suara yang terdengar dari warga yang ikut mengusung keranda tersebut.
Salah satu warga yang ikut serta menggotong keranda mayat berisi Zaini itu menjelaska bahwa aksi itu murni merupakan permintaan Zaini sendiri. Bahkan untuk keperluan itu, Zaini membayar penggotong hingga senilai Rp. 2,5 juta.
"Ia benar, saat itu keranda digotong mulai dari Dusun Kendal. Orangnya ada di dalam, dan dia sendiri yang minta untuk dimasukkan ke dalam keranda layaknya orang meninggal," kata Junaidi, Senin (25/8/2025).
Menurut Junaidi, aksi unik Zaini itu dikarenakan dirinya ingin tahu rasanya mati dan digotong menuju pemakaman. Karena mausia pasti akan mengalami kematian.
"Sekaligus menjadi pesan moral kepada masyarakat bahwa siapapun yang hidup pasti akan mengalami kematian, lalu diantar ke pemakaman dengan menggunakan keranda ini," ujar Junaidi.
Tidak hanya itu, warga yang bertugas sebagai tukang usung dikabarkan dibayar Rp 2,500.000. selama menggotong keranda berisi orang dan berjalan sepajang 5 kilo meter.
"Iya dibayar Rp 2,5 juta," beber Junaidi.
Dalam video lain, terlihat Zaini usai diusung dikeluarkan dari keranda. Ia lantas memberikan pesan khusus saat ditanya warga.
"Paman gimana, masih hidup paman?" tanya warga dalam video.
"Iya, ini kesimpulan hidup, ujung-ujungnya tetap mati yang kaya yang miskin sama saja," jawab Zaini sekeluar dari keranda.(dtk/hans)