Stres Akibat Istri Sirri, Pria Situbondo Pilih Tewas Gantung Diri

Iklan Semua Halaman

Stres Akibat Istri Sirri, Pria Situbondo Pilih Tewas Gantung Diri

18/05/2024

Situbondo (jurnalbesuki.com) - Diduga karena sering bertengkar dengan istri sirinya, seorang pria bernama Hendri (41), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumah istrinya di Dusun Banongan Selatan,  Desa Wringinanom, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.


Ironisnya, sebelum gantung diri di dapur rumah istrinya, pria asal Dusun Sidomulyo, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, sebelumnya  Hendri chat WA istri sirinya, dengan isi chatnya  akan  gantung diri.




Diperoleh keterangan, sebelum Hendri gantung diri, Hendri datang ke rumah istri sirinya sekitar pukul 18.15 WIB. Saat itu, Nur Jannah (34) istri sirinya hendak  keluar rumahnya. Namun, sebelum keluar rumah Nur Jannah menyuruh ibunya bernana Nursia (69, yang hendak membeli pempers  untuk pulang terlebih dahulu  ke rumahnya.


Namun, saat Nursia tiba di rumahnya dan memanggil menantunya tidak dijawab, sehingga Nursia mencoba ke dapur di belakang rumahnya. Bahkan, saat pintu dapurnya dibuka, ternyata tubuh menantunya sudah  menggelantung dengan kondisi  leher terikat tambang, yang diikatkan ke  kayu di dapurnya.


Mengetahui menantunya gantung diri, Nursia mencoba untuk menurunkan tubuh menantunya, namun upayanya tidak berhasil, sehingga Nursia berteriak minta tolong, hingga akhirnya puluhan tetangganya berdatangan, untuk menurunkan jasad Hendri. Selanjutnya, jasad Hendri langsung dievakuasi ke RSUD Asembagus, Situbondo untuk diperiksa.


"Sebelum Hendri ditemukan  gantung diri, Hendri memang sering bertengkar dengan Nur Jannah istrinya,"ujar salah seorang tetangganya, yang tidak mau disebutkan namanya, Sabtu (18/5/2024).


Kapolsek Asembagus, Situbondo Iptu Untoro Windu Priyadi membenarkan adanya  kasus gantung diri di wilayahnya, yakni  pria bernama Hendri yang ditemukan gantung diri di rumah istrinya di Dusun Banongan Selatan, Desa Wringinanom.


"Bahkan, berdasarkan pemeriksaan medis petugas RSUD Asembagus, Hendri murni meninggal akibat gantung diri, dengan bukti bekas jeratan di lehernya. Selain itu, di sekujur tubuh Hendri juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan,"kata Iptu Untoro Windu Priyadi.


Pria yang akrab dipanggil Windu menjelaskan,  berdasarkan keterangan  para tetangganya, Hendri bersama  Nur Jannah  istri sirinya sering bertengkar. Bahkan, sebelum Hendri ditemukan gantung diri sekitar pukul 19.00 WIB, Hendri pada pagi harinya Chat WA istrinya, jika dia akan gantung diri di rumahnya, sehingga rumahnya akan ramai.


"Makanya, saya memastikan Hendri meninggal gantung diri. Selain hasil pemeriksaan tim medis RSUD Asembagus Hendri murni meninggal karena gantung diri, namun bukti lain yang menguatkan, sebelum ditemukan gantung diri, dia chat WA ke istri sirinya untuk gantung diri, di rumahnya"pungkasnya.