Situbondo (jurnalbesuki.com) - Sebuah mobil jenis pikap L300 Nopol P 9934 AE terseret arus sungai Kali Melati, Dusun Klowangan, Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan, Situbondo. Bahkan, mobil pikap milik Faisol (43) warga Desa Selowohon terseret hingga 500 meter, Jumat (30/12/2022).
Meski Faisol selaku sopir yang juga sebagai pemilik pikap dan kedua temannya selamat, namun bodi pikap pengangkut pasir tersebut mengalami rusak berat tak berbentuk. Dengan total kerugian materi puluhan juta rupiah.
Diperoleh keterangan, sebelum mobil pikap pengangkut pasir terseret air bah di kali melati, Faisol dan kedua temannya mencari di sungai, saat cuaca mendung usai hujan mengguyur kawasan tersebut. Itupun dengan posisi mobil pikap di parkir di sungai, karena saat itu, kondisi air sungai kali melati kecil.
Namun, saat Faisol dan kedua temannya asyik menaikan pasir ke mobil pikapnya, tiba-tiba air bah datang. Bahkan, air bah terseret langsung menyeret mobil pikap L300 milik korban hingga mencapai 500 meter.
Hanyutnya pikap berwarna hitam tersebut sempat menjadi tontonan warga sekitar sungai. Meski mereka tak berani menolong. Pikap baru berhenti setelah tertahan gundukan tanah dan batu.
"Begitu ada air bah datang, sebetulnya saya mau mencoba untuk menyelamatkan mobil, namun mobil pikap keburu terseret air bah,"kata Faisol, Jumat (30/12/2022).
Kapolsek Bungatan, Situbondo Iptu Sukamto membenarkan jika membenarkan mobil pikap terseret arus sungai itu, ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian pertama. Saat ini, mobil pikap tersebut dalam dalam proses evakuasi.
"Korban jiwa nihil. Karena saat itu pikap dalam kondisi berhenti dan ditinggal sopirnya," jelas Sukamto.(ary)