Anda Wajib Tahu, Tanda-tanda Serangan Jantung dan Stroke Yang Muncul Dari Telinga -->

Iklan Semua Halaman

Anda Wajib Tahu, Tanda-tanda Serangan Jantung dan Stroke Yang Muncul Dari Telinga

02/08/2025


 jurnalbesuki.com - Tubuh manusia sesungguhnya sudah dilengkapi dengan alarm atau tanda-tanda bahwa tubuh akan mengalami sesuatu terutama gangguan kesehatannya. Salah alarm tubuh adalah telinga yang bisa memberikan signal yang menjadi tanda bahaya serangan jantung - stroke.


Sebagaimana dikutip dari detik, daun telinga bisa memberikan tanda akan bahaya serangan jantung dan stroke. Tetapi karena signal dan gejalanya samar, seringkali orang tidak menyadarinya.


Adalah dr Sander T. Frank yang pertama kali menjelaskan rahasia daun telinga. Menurutnya, pada daun telinga terdapat diagonal ear lobe crease (DELC) yang bisa memberi tanda pada manusia. Tanda itu disebut Tanda Frank karena yang pertama kali menemukan adalah Frank.


Sosok Frank menemuka teori itu setelah melakukan pengamatan terhadap 20 pasien berusia dibawah 60 tahun dengan nyeri dada (angina) dan terbukti pasien itu mengalami penyumbatan arteri koroner.


Ini adalah sebuah lipatan diagonal pada cuping telinga, yang diduga terkait dengan penyakit jantung, khususnya aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah).


Lipatan ini membentang dari tragus (bagian depan telinga) ke belakang daun telinga. Beberapa penelitian menunjukkan adanya korelasi antara tanda Frank dan peningkatan risiko penyakit jantung koroner dan penyakit serebrovaskular.


Penelitian yang diterbitkan dr Frank pada sebuah makalah yang diterbitkan di New England Journal of Medicine pada tahun 1973 menunjukkan adanya hubungan antara lipatan dan masalah jantung. Namun, ini belum menunjukkan jawaban yang pasti.


Lalu, sebuah studi di tahun 2017 meneliti hubungan antara tanda Frank sebagai prediktor kejadian vaskular serebral atau kondisi yang memengaruhi aliran darah ke otak, termasuk stroke, aneurisma otak, perdarahan otak, dan penyakit arteri karotis.


Para peneliti mengamati 241 orang yang dirawat di rumah sakit karena stroke akut. Sekitar 190 pasien menunjukkan tanda Frank.


dr Michael Murray ND pakar dalam pengobatan alami mengatakan seseorang yang memiliki lipatan telinga diagonal memiliki risiko lebih tinggi terkena serangan jantung atau stroke.


"Lebih dari 40 penelitian telah menunjukkan hubungan ini. Hal ini tidak selalu benar, tetapi dalam kebanyakan kasus, memang benar," kata dr Murray.


"Alasannya adalah karena daun telinga merupakan sumber pembuluh darah yang kaya. Pembuluh darah ini, jika tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen yang baik, akan kolaps, dan itulah yang membentuk lipatan (tanda Frank) tersebut," lanjutnya.(detik/hans)