Komite Nasional Keamanan Transportasi Sebut Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya Harus Diangkat

Iklan Semua Halaman

Komite Nasional Keamanan Transportasi Sebut Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya Harus Diangkat

22/07/2025


 Banyuwangi (jurnalbesuki.com) - Ketua Komite Nasional Keamanan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono menyebut bahwa Bangkai Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pramata Jaya yang tenggelam diperairan selat Bali beberapa waktu lalu harus diangkat.


Ketua KNKT itu memandang Kapal untuk mengangkut penumpang itu harus segera diangkat karena dikawatirkan bisa mengganggu alur lalu lintas kapal yang akan menyebrang. 


"Kalau di kedalaman 100 meter atau kurang, kalau dialur maka perlu diangkat dalam waktu 100 har. Tapi kalau diluar alur, maka harus diangkat setidaknya dalam 6 bulan,"ujar Soerjanto, Selasa (22/07/2025).


Pengangkatan bangkai kapal yang ternggelam diselat Bali itu harus segera dilakukan karena sangat mungkin mengganggu perjalanan dan rute kapal yang hendak menyebrang antara Gilimanuk ke ketapang atau sebaliknya. Apalagi kedalaman tenggelamnya Kapal Tunu Pratama Jaya itu berkisar antara 45 sampai 50 meter.


Lebih jauh Soerjanto menyatakan masih akan melakukan pengamatan dan penelitian lebih jauh terhadap penyebab tenggelamnya kapal Tunu Pratama Jaya tersebut. "Penyelidikan akan berkisar pada penyebab dn faktor-faktor yang bisa berkontribusi terhadap tenggelamnya kapal,"terangnya.


Untuk kepentingan penyelidikan itu, KNKT akan bekerja sama dengan pihak Institut Tekhnologi Surabaya (ITS). Diharapkan dengan kerjasama itu, penyebab tergulingnya kapal akan dapat diketahui dengan tepat.


"Hari Rabu besok (23/07/2025) dengan ITS kami akan melakukan simulasinya, jadi penyelidikan belum Selesai. Penyebabnya nanti, yang penting yang perlu diperbaiki itu," tandas Soerjanto.(detik/hans)