Terjatuh Ketinggian 3 Meter, Takmir Masjid di Situbondo Meninggal

Iklan Semua Halaman

Terjatuh Ketinggian 3 Meter, Takmir Masjid di Situbondo Meninggal

14/09/2022


 Situbondo (jurnalbesuki.com) - Terjatuh dari ketinggian tiga meter, Yasin alias Pak Toha (54) warga Dusun Setimbo, Desa/Kecamatan Jatibanteng, Situbondo meninggal, dengan kondisi tulang hidung patah dan mengeluarkan darah. Bahkan, tulang lehernya juga  patah.


Diperoleh keterangan, sebelum korban terjatuh ke lantai keramik di Masjid Al-ihlas, korban hendak memasang alat otomatis air di tandon masjid, dengan cara memanjat tiang beton pilar di masjid. Namun, sebelum berhasil menyambung kabel dari tandon ke sentral listrik, tangan korban tersengat aliran listrik.


Akibat tersengat listrik, tubuh korban terpental dan terjatuh ke lantai keramik, sehingga korban langsung meninggal dilokasi kejadian, dengan kondisi bersimbah tulang hidung dan leher korban mengalami patah tulang.


Mendapat informasi salah seorang takmir masjid  terjatuh, petugas langsung datang ke lokasi kejadian, petugas pun langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Jatibanteng, sebelumnya akhirnya diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.


"Sebelum almarhum terjatuh, dia tanpa disuruh  datang ke masjid dengan membawa alat listrik sendiri, untuk memasang alat otomatis air, mengingat  air di tandon masjid sering kering,"ujar  salah 

 seorang takmir masjid Al-ikhlas, Rabu (14/9/2022).


Kapolsek Jatibanteng, Situbondo AKP Subandrio mengatakan, sebelum terjatuh ke lantai keramik, tangan korban tersengat aliran listrik saat hendak menyambung kabel dari tandon air menuju kabel sentral.


"Namun, karena korban murni  meninggal akibat terjatuh, serta keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi, sehingga jasad korban langsung diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,"kata AKP Subandrio.


Menurutnya, dari lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang bukti, seperti sebuah isolasi plastik warna hitam, obeng, tespen, sebuah kikir,  kabel sentral warna hijau dengan panjang 4,5 meter, kabel sentral warna hijau dengan panjang 2,7 meter.


"Selain itu, petugas juga menemukan, 6 buah kancingan kabel ke tembok dari plastik warna putih, 2 buah korek api gas, dan  paku berukuran  besar,"pungkasnya.(fatur)