Mengintip Persiapan Pengajian Akbar Haul ke 7 KH. Asror Abdul Hannan Manggisan Tanggul -->

Iklan Semua Halaman

Mengintip Persiapan Pengajian Akbar Haul ke 7 KH. Asror Abdul Hannan Manggisan Tanggul

06/08/2026

Jember (jurnalbesuki.com) - Lantunan bacaan Al-qur'an terdengar merdu dan berirama ketika memasuki lokasi peringatan wafatnya almarhum KH. Muhammad Asror Abdul Hannan Manggisan Tanggul. Sejak Kamis siang(06/08/2026) kediaman Putra-putrai almarhum sudah ramai didatangi para santri, alumni dan simpatisan Pondok Pesantren Fatihul Ulum.


Foto: Almarhum KH. Muhammad Asror Hannan.(dok.istimewa)

Kehadiran mereka adalah untuk memberikan dukungan kepada keluarga almarhum yang hendak memperingati wafatnya Kyai Asror yang ke 7. Meskipun acara inti peringatan haul ke 7 itu baru akan dilaksanakan kamis malam sekitar pukul 19.30 WIB. 


Salah satu putra Kyai Asror, Mas Hannani menyatakan semua persiapan pelaksanaan acara puncak haul ayahnya sudah siap. 


"Insyaallah untuk pelaksanaan acara puncak Haul ke tujuh Abah Asror nanti malam sudah matang, tinggal pelaksanaan saja. Semoga tidak ada halangan dan semua berjalan lancar," ujar Mas Hannani, Kamis Siang dilokasi kegiatan.


Sebenarnya rangkaian acara peringatan Haul sudah berlangsung sejak Rabu kemarin dengan beberapa agenda acara. Beberapa diantaranya adalah Tahlil bersama santri Pondok, Tahlil bersama keluarga, Ziarah ke Makam Almarhum KH. Asror Hannan, dan Khotmil Qur'an.


Acara Haul akan dtutup dengan Pengajian Umum pada kamis malam dengan penceramah KH. Mas Sulthon dari Pondok Pesantren Sidogiri dan KHM. Ayyub Saifurrizal Abdul Halim Shiddiq, pengasuh PP. Ashri Jember.


"Kalau tidak ada perubahan, akan hadir diacara puncak nanti sekitar Dua Ribuan orang yang berasal dari alumni, simpatisan dan sahabat-sahabat almarhum Abah," terang Mas Hannani dikomplek Ruma Kobung Manggisan yang menjadi pelaksaan acara puncak haul.


Sosok KH. Muhammad Asror Hannan adalah Putra Bungsu dari Pendiri Pondok Pesantren Fatihul Ulum Manggisan Tanggul yaitu KH. Abdul Hannan yang dikenal luas sebagai al-qur'an berjalan. Sebagai putra laki-laki dan bungsu, Kyai Asror banyak diasuh dan dididik langsung oleh ayahandanya.


Menurut cerita banyak orang, sejak kecil Asror Hannan sudah nampak banyak memiliki kelebihan dan karomah tertentu. Kelebihan-kelebihan banyak diceritakan masyarakat sehingga nama Kyai Asror tidak asing ditelinga masyarakat terutama di kawasan sekitar Pesantren Fatihul Ulum.


Ketika sudah dewasa, Kyai Asror Hijrah dari Manggisan dan mendirikan Pondok Pesatren Fatihul Ulum al Hannani di Dusun Blokkates Desa Ampelrejo Kecamatan Jombang Kabupaten Jember. 


Namun pada Tahun 2019, Kyai Asror Hannan wafat meninggalkan keluarga, putra-putri, santri dan sahabat-sahabatnya. Beliaupun dimakamkan di Komplek pemakaman keluarga bersebelahan dengan makam abahnya KH. Abdul Hannan.(hans)