Bupati Situbondo Akan Jadikan Upacara Adat Petik Laut Sebagai Destinasi Wisata Budaya -->

Iklan Semua Halaman

Bupati Situbondo Akan Jadikan Upacara Adat Petik Laut Sebagai Destinasi Wisata Budaya

27/07/2026

Situbondo (jurnalbesuki.com) - Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu widodo akan menjadikan upacara adat Petik Laut di Situbondo sebagai ikon baru berupa destinas wisata budaya baru. Untuk kepentingan itu, Mas Rio akan mengupayakan jalan agar target itu berhasil dilaksanakan.


Foto: Prosesi ruwatan petik laut di Situbondo sebagai wisata budaya.(dok.memorandum)

"Saya berharap nelayan Situbondo tetap melestarikan ritual petik laut ini sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Ke depan, local wisdom atau kearifan lokal seperti ini akan saya kembangkan menjadi wisata budaya unggulan di Situbondo," ujar Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio itu, Senin (27/07/2026).


Kegiatan Petik Laut di kawasan pesisir laut utara itu merupakan agenda tahunan yang digelar diwilayah Situbondo. Upacara itu merupakan bagian dari upaya dan harapan masyarakat agar dapat mendapat keberkahan hasil laut dan keselataman ketika berlayar.


Para nelayan berlomba menghias perahu motor mereka dengan menggunakan kertas warna-warni dan melengkapinya dengan pengeras suara (sound system). Alhasil, suasana perayaan pun berlangsung sangat meriah.


Pantauan di lapangan, sesaji yang dilarung diangkut menggunakan perahu getek. Sesaji tersebut berisi kepala sapi, peralatan dapur, buah-buahan, serta berbagai hasil bumi seperti tebu, jagung, singkong, dan gabah.


Sebelum dilarung ke tengah laut, perahu getek yang membawa sesaji tersebut diarak terlebih dahulu menuju pantai dengan dikawal oleh ratusan perahu nelayan yang telah dihias cantik.


Momen paling menarik terjadi sesaat setelah perahu getek dilepas ke tengah laut. Ratusan nelayan setempat spontan menceburkan diri ke laut untuk berebut sesaji dan hasil bumi yang ada di atas perahu tersebut.(ary/hans)